Gustrisehat’sWeblog

FARDHU

PERANGazttvw423267-021

Mengapa kebanyakan umat muslim alergi dengan perang ? padahal itu wajib

Al Baqoroh: 183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Perintahnya diawali “KUTIBA ALAYIKUM…” artinya diwajibkan atas kamu… Puasa adalah salah satu Rukun Islam, artinya sesorang bisa dianggap keluar dari Islam bila tidak menunaikannya. Dan kalau merujuk ayat tersebut diatas lebih jauh lagi akibat yang ditimbulkan jika tidak berpuasa “tanpa UZUR”, maka ia termasuk tidak beriman. Karena kewajiban puasa untuk orang beriman saja.

Al Baqoroh: 216. Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Perintahnya diawali dengan “KUTIBA ALAYIKUM…”mengapa para Ulama, kyiai, ustazd, atau apalah sebutannya, “tokoh masyarakat kek” semuanya tidak pernah membahas hal ini ?

Bukankah ini namanya “DISKRIMINATIF” ( AFA TUKMINUUNA BI BA’DIL KITAABI WATAKFURUUNA BIBA’D). Mengimani sebagian dan mengingkari sebagian yang lain.

Maka tidak ada yang bisa membantah hal ini kecuali dengan menggunakan argument yang didasarkan pada “IJTIHAD, SEJARAH/ASBABUL, BUKTI EMPIRIS, dll. Apa sepadan Firman ALLAH di bantah dengan argument seperti itu ? sungguh telah tersesatlah orang-orang yang mengikutinya.

Maka kita bisa memahami latar belakang mengapa Rasululloh dalam 10th memimpin umat lebih dari 70X mengadakan expedisi perang dan 27X diantaranya dipimpin langsung oleh beliau.

Yang sulit dipahami justru umat yang ada sekarang ini, begitu alergi dengan peperangan, padahal Allah berfirman, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu.” Apalagi alasan yang akan kita kemukakan ? dibalik semua alasan yang kita kemukakan, tersembunyi kemunafiqan/penolakan atas ayat tersebut.

Dan ALLAH menjajikan untuk mereka (ulama, tokoh masyarakat, uatadz2, dsb termasuk kita ) yang menyembunyikan kebenaran ini :

Al Baqoroh: 159. Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dila’nati Allah dan dila’nati (pula) oleh semua (mahluk) yang dapat mela’nati.

1 Komentar »

  1. Ass. Wr. Wb.

    Al Baqoroh: 216. Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

    Dalam setiap peperangan Rasulullah Saw lebih mengutamakan akhlak, daripada menghancurkan musuh. Sehingga musuh menjadi sadar, kemudian memeluk agama Islam secara sadar dan sukarela. Karena Rasulullah Saw diutus oleh Allah Swt untuk memperbaiki akhlak manusia yg pada waktu itu dalam keaadaan jahiliyah.

    Wass. Wr. Wb.

    Komentar oleh asep — November 11, 2008 @ 2:30 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: