Gustrisehat’sWeblog

Desember 25, 2008

Review Liberalisasi dengan Latiefabdul

Filed under: TAUHID — Gustri @ 10:39 pm

Sdr. Latiefabdul menulis “LIBERALISASI ISLAM SUDAH SEMESTINYA KLU INGIN MAJU…
di forum ILD

latifabdul said

Dasar liberalisasi islam itu merujuk kpd ayat2 ALLAH swt;
1.Negara bukan syariat islam,tapi demokrasi seculer;Dasarnya QS.4:59.
2.Menjalin persahabatan dgn umat non islam dan berlaku adil dgn mereka.QS.60″7-8
3.Memberikan kemerdekaan beragama, berkeyakinan, menafsirkan al Quran, Bible QS.2:256
4.Melindungi setiap agama dan keyakinan beragama, dan pemerintah NETRAL dgn agama2.QS4:59
5.HAM bersumber dari al quran menjadi pedoman cara bermasarakat plural

Salah satu peringatan ALLAH tentang ZINA, dimana hukum zina adalah haram, dan pelakunya harus dihukum cambuk 100kali, kalau bisa membawa 4 orang saksi.
Kalau kita mengikuti leterleknya, maka wanita2 yg jadi korban perkosaan akan susah mendatangkan 4 orang saksi, kalau tdk bisa sudah tentu laki2 yang zolim itu lepas dr hukuman cambuk bukan?

Di pakistan salah satu kota, wanita berzina,malah di kubur hidup2, mengikuti Fatwa ulama2 setempat.Ulama2 adalah Tuhan.Demikian mereka taat kpd ulama2nya secara fanatik tanpa ilmu.
Kalau kita menggunaka ilmu technologi, Chimical, dan DNA yg dulunya tidak ada, maka dgn mudah melacak dan menangkap siapa laki laki yg memperkosa wanita itu.

Jadi untuk menghukum pelaku Zina, tidak perlu lagi mendatangkan 4 orang saksi, cukup dgn membuktkan jejaknya,darahnya dan pasti pembuktian itu lebih tepat dari pada 4 orang-saksi.

Itulah seharusnya Syariat islam perlu mengikuti ilmu2 science dan technologi,kalau tidak kita akan tetap dlm zaman kegelapan ,saman unta,primitif. Ajaran2 islam itu untuk segala zaman, relevat dgn kemajuan2 ilmu2 social dll.Itulah keindahan ajaran Islam yg berlaku untuk segala zaman.

Bukan hukum zina saja,masih banyak lagi hukum2 dlm al Quran memerlukan perbaikan2 interpretation dan understanding yang sabstansinya tidak bertukar,hanya pengaplikasiannya saja yg disesuaikan dgn kemajuan2.

Gustri Sehat said: Yth. Penulis
Assalaamu’aalaikum,

1.Negara bukan syariat islam,tapi demokrasi seculer;Dasarnya QS.4:59.
59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

To the point.
Anda salah memahami Minkum.
1. Himpunan orang mukmin. (terdiri laki-laki-dan wanita mukmin)
2. Himpunan orang muslim (himpunan no.1 plus laki-laki dan wanita muslim)
3. Himpunan Manusia ( himpunan no.1 plus no.2 plus kaum kuffar)

“Minkum” merujuk pada anggauta himpunan. Krn kalimat awalnya “orang orang yang beriman”. Maka “ulil Amri” yang dimaksud adalah anggaouta himpunan yang sama dengan yang diperintah menaati. (tidak boleh anggauta himpunan satu menaati ulil amri diluar anggaouta himpunan no.1.

2.Menjalin persahabatan dgn umat non islam dan berlaku adil dgn mereka.QS.60″7-8
7. Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
8. Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

Seharusnya ayat no.9 terkait erat :
9. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

memerangimu karena agama : permasalahan ini terkait dengan pemahaman anda tentang agama.
Apakah anda sudah tahu apa itu “dien” ? apa itu “Isme”..? apa itu “agama”..? jelas basis argument anda tidak memahami tentang tiga pertanyaan saya tersebut.

3.Memberikan kemerdekaan beragama, berkeyakinan, menafsirkan al Quran, Bible QS.2:256
256. Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut[162] dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

menafsirkan al Quran, Bible
Laa ikro’ha fiiddiin : anda benar-benar tidak mengerti apa itu “dien”.
Apakah dien = menafsir Qur’an, Bible.
Anda juga belum paham apa itu Bible, pemikiran anda telah terkontaminasi pemikiran Kristen yang mengklaim Bible = Injil. Singkatnya anda belum mengerti apa itu Bible dan apa itu Injil.

4.Melindungi setiap agama dan keyakinan beragama, dan pemerintah NETRAL dgn agama2.QS4:59
59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Ini adalah bukti ketidak pahaman anda tentang “ulil amriminkum”.
Benar bahwa Islam melindungi perbedaan beragama tapi ada satu syarat yang harus dipenuhi yaitu mereka wajib dalam keadaan tunduk pada syariah Islam. Syarat kondisi ini harus dipenuhi barulah mereka (kuffar) diberi hak dan perlakuan yang sama dengan umat muslim.

Q.S.9/29. Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar “jizyah” dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

5.HAM bersumber dari al quran menjadi pedoman cara bermasarakat plural

Anda tidak menggunakan dalil sama sekali maka point ini hanyalah “omong kosong” maka tidak punya nilai “argumentative”, maka tidak layak dijadikan Hujjah dan tak perlu ditanggapi.

Contoh tentang Zina : samakah zina dengan perkosaan…? Saya yakin anda pasti tahu….dan lihatlah anda memelintir “Zina menjadi perkosaan” kemudaian hasilnya anda pakai untuk “justifikasi” pendapat anda ( yaitu secara garis besar : menunjukkan betapa kunonya hukum Islam). Bukankah cara ini mengandung ketidak jujuran….? Membangun argument dengan metode yang tidak jujur…Masya Allah. Astaghfirulloh….
Wassalamu’aalaikum,

Latifabdul said: Jawaban poin 1

Assalamu’alaikum wrwb
Terimakasih sharing ilmu dan saling ingat mengingatkan QS 104:3 semoga bermanfaat dlm mencari kebenaran
bpk bebeda dgn anda;
1.Orang2 mukmin adalah orang2 yg bertaqwa.QS.21-4,Qs3:33-35,QS.65:2-3.QS.7:96

2.Orang2 muslim/ islam adalah orang2 yg bertauhid.QS 21:92.QS.23:52.

3.Semua manusia ciptaan ALLAH swt QS.49:13

Dari Dasar ayat2 diatas itu dan kita lihat ayat QS 4:4:59
Taati lah ALLAH dan rasul artinya taatilah Al quran agama ALLAH dlm suatu negara Plural. Kemudian taatilah Ulil amri artinya waktu Rasul di angkar jadi Nabi, pada waktu itu pemerintahan bukanlah islam tapi masih bangsa quraish yg menyembah banyak Tuhan. Jadi ALLAH mengajak umat islam mengikuti peraturan2 pemerintah non islam itu, kecuali mereka melarang beribadah kpd ALLAH yg Esa,harus di lawan dgn bijak sana.

Sama dgn umat islam 7-8 juta di Amerika, kami mentaati al Quran,menjalankan perintah2 ALLAH dgn sempurna dan aman, tanpa ada proforaksi2 sebab di lindungi oleh Undang2, tanpa diskriminasi.

Kami juga mengikuti peraturan2 pemerintah non islam dgn baik.
Semua orang2 beragama di sangat merdeka menjalankan ibdahnya kpd Tuhan2 masing2.Bukan saja di lndungi tapi mempunyai Hak yang sama dgn umat Nasrani, mempynai hak menjadi pemimpin.

Sedangkan dlm pemerintahan islam, hak non islam di ambil untuk jadi pemimpin, ini tdk lah adil, dan berlawanan dgn perintah ALLAH QS 60:8.
Dimana orang2 non islam yg baik2 wajib berlaku ADIL dan berkasih sayang.

Demikian perbedaan antara bpk dan anda,semoga bermanfaat berbagi ilmu.
Hanya ALLAH lah pemilik yang paling Benar.
Wassalam

Latiefabdul said: Jawaban poin 2

Sebelum anda menyalahkan saya, silakan tulis argument anda, berbagi ilmu kita disisni sebegai sedekah.Orang2 yg banyak sedekah ilmunya itu akan menjadi amal2 saleh..silaka apa itu dien,Isme dan agama.
Bpk tunggu dgn senang hati.
salam

Latifabdul said: Jawaban poin no. 3

Anda sudah mulai menuduh bpk ,terkontaminasi dgn ajaran kristen
silakan bukikan tusduhan itu, dan bpk akan memberikan respond nya
wassalam

Latifabdul said : Jawaban poin no.4

Disinlah lertak perbedaan bpk dgn ulama2 yg fanatik.Tentang definisi Ulil amri sudah bpk jelaskan diatas itu, dimana waktu rasul di angkat jadi nabi,tidak lansung menjadi PEMIMPIN NEGARA ATAU BANGSA, bukankah demikian. Jadi rasul dan Umat wajib mentaati pemerintaahan non islam waktu itu.

Kalau Rasul dan Umat islam tidak patuh kpd pemerintahan uli amri,pasti rasul dan sahabat2nya yg sedikit itu lansung di bunuh bukan?

jadi bpk kira bpk dlm hal ini bpk yang benar.

Latifabdul said: Jawaban poin no. 5

Coba anda kemukakan argument anda perbedaan antara Zina dan perkosaan
Itu tuduhan anda yg tidak berdalil,menuduh bpk membangun metode yg tidak jujur…kalau anda berpendapat demikian silakan saja…
wassalam

Gustrisehat said:

Yth. Penulis
terima kasih atas responnya.
Assalamu’aalaikum,
Bismillahirrokhmanirrokhim,

1. No. 1,2,3 yang saya tulis bukanlah suatu pendefinisian, tapi pengantar dalam memahami kata “minkum”. Pokok permasalahan pertama adalah pada kata “Minkum”, jika saya salah bapak belum menunjukkan salahnya. Uraian panjang lebar yang bapak sampaikan tidak menyebut satukalipun kata “minkum”. Perbedaan adalah realita pak, tentu kita saling mempersilahkan dalam hal ini.

Latiefabdul said:

Respond 1.2.3 tentang klompok2 manusia sudah bpk jelaskan..memang ada perbedaan. Mengani kata Minkum tolong jelaskanlebih dahulu menurut anda.

Gustrisehat said:

2. Qs 60/7,8,9 bersambungan secara kontekstual. Untuk mencapai pemahaman yang optimal maka harus dipahami secara kontekstual (menyeluruh ayat 7,8,9). Pemahaman secara partial bisa berakibat timbulnya perbedaan dengan pemahaman menyeluruh. Komentar dibagian ini jelas mempertanyakan basis argumennya. Saya tidak berkewajiban menjelaskan apapun karena kapasitas saya adalah komentator. Sebagai bukti : Anda tulis warna Merah Islam for secular Demokrasi. Islam itu ajaran agar manusia menghambakan diri pada Allah saja, sedang demokrasi adalah ajaran penghambaan kepada rakyat/manusia atau apalah yang jelas bukan penghambaan diri pada Allah. Menghambakan diri pada Allah sekaligus menghambakan diri pada selainNYA…Bagaimana menurut anda….?

Latiefabdul said:

Anda ragu dgn ayat QS.60:9 tidak bpk tulis, bukan?
Ayat itu jelas sekali larangan ALLAH swt utk beteman dgn orang2 yg memerangi kita dgn senjata api dan mengusir kita dari rumah2 kita.Ayat itu jelas sekali, tdk perlu anda ragu2.
Dlm kotak ayat ini dlm kehidupan sehari hari, kita umat islam wajib bersahabat dgn umat non islam Indonesia(termasuk anti Tuhan, ahmadiyah, al quyadah dll) dan termasuk AMERIKA, KARENA mereka2 itu tidak memerangi Indonesia,pemerintahan indonesia dgn senjata dan tidak mengusir kita dari rumah kita karena AGAMA,benar bukan.
Jadi orang2 yg membeci dan tidak berlaku ADIL dgn umat non islam Indonesia dan Amerika sudah melanggar peraturan ALLAH tersebut bukan??? Bagaimana pendapat anda?

Kita berbeda pendapat dgn anda,kemungkinan anda belum menemukan ayat tentang sistem demokrasi itu adalah sesuai dgn AL quran.
Sedangkan sistem diktator saudi,Iran itu malah Bertentangan dgn Al quran.
Sistem Syariat Islam saudi dan Iran itu sama dgn komunis, bukan sama dgn Al Quran. (nanti kita buka thread demokrasi-seculer = islam.)
Kita tdk menghambakan kepada manusia menurut anda, tapi sesuai dgn keinginan ALLAH dlm Al Quran.

Gustrisehat said:

3. Jelas anda menulis kata “Bible” anda mendasari argumennya dengan ayat Qur’an pula. Kata Bible ini tidak mungkin tidak pasti merujuk pada kata “Injil” yang disebutkan dalam Qur’an. Dalil apa yang membenarkan Bible sama dengan Injil…? Hanya orang Kristen yang mengklaim seperti itu.

Latiefabdul said:

Disini kita juga berbeda pendapat,tidak apa apa namanya berbeda kepalah dan guru2,hasilnya juga berbeda.

Coba anda renungkan pendapat saya ini berdasarkan Al quran.Ulama2 fanatik Arab membenci orang2 khafir. dan kitab2nya.

bpk beriman kpd kitab2 Taurat dan injil, beriman kpd nabi Musa dan Isa,sesuai dgn perintah ALLAH dan rukum Iman. Guru2 anda beriman dgn mulut saja,seperti ulama2 fanatik. Bpk beriman kpd wahyu2 ALLAH yg tertulis dlm taurat dan injil dgn CATATAN;tidak betentangan dgn Al quran.,

misalnya; 10 commadment.Bersunat untuk laki2.Difinisi Riba,Love your neighborhood as you love your self, love ALLAH with all your heart, with all your mind, and with your soul. Love your enemy…..
A good man leaves inheritences(warisan) to his childres’s children.
(Terjemahan:orang2 yang baik adalah orang2 yang dapat meninggalkan warisan untuk anak2 sampai cucu cucunya, ) ……Proverb2 nabi daud bagus sekali kalau di laksanakan.

Jadi janganlah kita takut membaca Taurat dan inj,banyak wahyu2 ALLAH yang sangat berguna untuk kehidupan kita sehari hari,seperti bpk tulis diatas itu beberapa saja.

Gustrisehat said:

4. anda menjawab begini saya kutip” dimana waktu rasul di angkat jadi nabi,tidak lansung menjadi PEMIMPIN NEGARA ATAU BANGSA, bukankah demikian. Jadi rasul dan Umat wajib mentaati pemerintaahan non islam waktu itu.”. disini jelas tampak hukum Allah berlaku surut bagi anda. ====Menurut logika anda karena Rasul belum menjadi Ulil Amri (pemimpin Umat) pernah mentaati pemimpin non Islam selagi di Mekkah berarti kita boleh meniru seperti itu jika ada persamaan kondisi dengan waktu itu (waktu rasul di Mekkah).Dengan kata lain belum ada Ulil Amri boleh taat pada Thoghut==== Saya bertanya pada Anda sewaktu di Mekkah Alkohol belum diharamkan, apa boleh sekarang orang mabuk Alkohol karena belum ada Ulil Amri…? Pasti jawaban anda Hukum Allah berlaku maju. Artinya tidak boleh mengkonsumsi Alkohol, maka kembali lagi masalahnya adalah “Minkum dan hukum anda perlakukan surut”.

Latiefabdul said:

Yang jelas waktu rasul di angkat menjadi Nabi pemerintahan bukan islam, dan juga tdk ada perintah ALLAH untuk mendirikan dgn syariat islam, yang ada Taatilah Ulil Amri.Sebagaimana contoh umat islam di Amerika.Kami mentaati Agama islam dan mentaati pemerintahan Amerika. Contoh ygpaling mudah.

Gustrisehat said:

5. Zina yang dihukumi cambuk adalah zina dalam arti hubungan laki-laki dan perempuan secara tidak syah dari hukum Syar’i. ===Sedangkan Perkosaan adalah KRIMINALITAS dimana ada unsur Zina didalamnya, dari kacamata Hukum ini berbeda Koridor. (perkosaan termasuk dalam perkara Kriminal). Menjustifikasi sebagian untuk menyimpulkan secara keseluruhan (metode sintesa) untuk ilmu social sih OK-OK aja. Namun Agama kan bukan Ilmu social. Bolehkah menerapkan logika sintesa….?

Latiefabdul said:

Dalam Al quran hanya ada zina, tidak ada kata2 yang lain.
Definisi zina bisa akan berbeda beda , dan perbedaan itu adalah sunnatullah.
Dlm al quran ditulis zina,yang berzina di hukum cambuk 100 kali…artinya perkosaan dan penzoliman atau kriminal…

Sekarang hubungan kelamin sebelum nikah,apakah perkosaan?
1. Prostitute, bukanlah kriminal, tapi dilarang oleh agama….amoral
wanita2 pada umumnya melakukan hal tersebut karena terpaksa untuk hidup, kalau kita tanya hati dalamnya mereka tidak mau melakukan hal tersebut.Kalau ada kerja yg lebih baik,mereka akan pilih jalan yg lebih baik.

2.hubunga sex di luar nikah, juga dilarang oleh agama kristen dan Islam
tapi pemerintahan sulit menangkap kedau orang yg melakukan sexual diluar nikah, kalau ada wanita yg melapor kpd polisi bahwa dia diperkosa oleh laki2(temannya) maka temannya bisa di hukum perkosaan.Jadi laki laki sangat berhati hati utk melakukan hubingan sex dgn teman wanitanya.
Di amerika di anggap itu adalah hak mereka, jadi pemerintah tdk ambil pusing.Hanya pastot tetap saja berdakwah kpd umatnya untuk tidak melkukan hubungan sex sebelum nikah, hanya memberikan peringatan saja…sama dgn ALLAH swt kpd Nabi Muhammad, tugas kamu hanya memberi peringatan saja, bukan menghukum mereka. Ini ayatnya.

Maka berilah Peringatan (kepada peminum alkohol,wanita2 penari perut, orang2 berjudi, orang2 yang menyembah berhala2, atau orang2 yg dianggap sesat dll) karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan, Kamu bukanlah orang yang berkuasa (diktator,) atas mereka. Tetapi orang yang berpaling, khafir (ingkar),maka ALLAH akan mengazabnya dengan azab yang besar, QS 88:21-22

Jelas bukan ayat ALLAH diatas,hanya pemberi PERINGATAN SAJA.Bukan mehukum mereka.

Gustrisehat said:

Mohon maaf jika ada kesalahan, pastilah dari hawa nafsu saya, namun Kebenaran dari Allah semata.
Billahi Taufik wal hidayah
Wassalaam.

NB: Mohon reply dijadikan satu, jangan dipecah-pecah.

Latiefabdul said:

Harapan bpk semoga saling berbagi ilmu ini akan menambah wawasan kita tentang syariat agama islam yang indah, cantik, untuk semua zaman dan pasti membawa umat rahmatan lil’alaimin,bukan kusus untuk orang2 islam saja, tapi untuk semua golongan2 yg di ciptakan oleh ALLAH swt termasuk;
Biliever, unbliever, semua sekte2 islam,kristen yahudi,budha, dan ANTI TUHAN sekali pun menjadi rahmat baginya, apalagi lesbian, gay dan banci juga ciptaan ALLAH.Biarlah ALLAH saja yang memberikan judgment atau mengadili siapa yang sesat dan siapa yang benar.Hanya ALLAH saj yang Maha tahu bukan?

wasalamu’alaikum wrwb.
silakan koreksi semua tulisan2 saya,kalau ada salah menurut anda, berikan koreksinya,bpk sangat hargai sekali,terimakasih.
=================================================

Gustrisehat said:

Yth. Penulis.
Semoga anda selalu dalam perlindungan Allah SWT.

Dari 5 point plus satu contoh kasus Zina.
1. (Poin No.5 tanpa dalil) dr sisi argument telah gugur dr awal., terbukti anda tidak mempertahankannya dalam reply.

2. (Poin no 1.) anda meminta sesuatu yang telah saya berikan di reply pertama.
• Saya kutip tulisan anda “1. Respond 1.2.3 tentang klompok2 manusia sudah bpk jelaskan..memang ada perbedaan. Mengani kata Minkum tolong jelaskanlebih dahulu menurut anda.”

3. (Poin no 2.) terulang lagi meminta sesuatu yang sudah saya berikan pada reply pertama.
• Saya kutip tulisan anda “2.Anda ragu dgn ayat QS.60:9 tidak bpk tulis, bukan?”

4. (Poin no.3) Tidak salah lagi, di reply sebelumnya bahwa anda menganggap bible = injil. Dalil yang saya minta tidak anda kemukakan.
• Saya kutip tulisan anda “3. Jadi janganlah kita takut membaca Taurat dan inj,banyak wahyu2 ALLAH yang sangat berguna untuk kehidupan kita sehari hari,seperti bpk tulis diatas itu beberapa saja.”

5. (Poin “contoh kasus zina”) ini paling parah (bukan argument malah muter-muter):
• Justru dalam posting anda saya menangkap anda berpikir (Zina = perkosaan). Saya mempertanyakan pada bapak dalam reply pertama, saya kutip pertanyaan saya : “Contoh tentang Zina : samakah zina dengan perkosaan…? “
• Lucunya pertanyaan yang sama anda lontarkan kepada saya. Saya kutip : 5. Sekarang hubungan kelamin sebelum nikah,apakah perkosaan?

6. Poin no. 4 tentang hukum berlaku surut :
• Anda tidak berargumen malah membeberkan fakta sikon yang ada pada diri anda untuk jusitifikasi hukum Agama, coba digali lagi..! mumpung kesempatan kan masih ada.

Mohon maaf saya mencukupkan diri sampai disini. Karena tujuan saya berdiskusi untuk saling mengingatkan, saya ingatkan secara argumentative dari 6 poin terdapat 4 poin diantaranya gagal anda pertahankan argumentasinya, saya mengajak anda agar semuanya dikembalikan pada Allah, masuklah Islam secara kaffah.
Saya berdoa semoga anda tabah menjalani hidup dinegara Kaffir.

Billahi taufik wal hidayah
Wassalamu ‘aalaikum…

Salam Hangat

=================================================

Dari 5 point plus satu contoh kasus Zina.
1. (Poin No.5 tanpa dalil) dr sisi argument telah gugur dr awal., terbukti anda tidak mempertahankannya dalam reply.

Latiefabdul said:

Itu pendapat anda,silakan berpendapat demikian

2. (Poin no 1.) anda meminta sesuatu yang telah saya berikan di reply pertama.
• Saya kutip tulisan anda “1. Respond 1.2.3 tentang klompok2 manusia sudah bpk jelaskan..memang ada perbedaan. Mengani kata Minkum tolong jelaskanlebih dahulu menurut anda.”

Latiefabdul said:

Tentang defini Minkum” mungkin anda lebih tahu,tolong jelaskan, orang yg bertanya biasanya lebih tahu

3. (Poin no 2.) terulang lagi meminta sesuatu yang sudah saya berikan pada reply pertama.
• Saya kutip tulisan anda “2.Anda ragu dgn ayat QS.60:9 tidak bpk tulis, bukan?”
Latiefabdul said:

Kurang jelas maksud pertanyaan anda ini

4. (Poin no.3) Tidak salah lagi, di reply sebelumnya bahwa anda menganggap bible = injil. Dalil yang saya minta tidak anda kemukakan.
• Saya kutip tulisan anda “3. Jadi janganlah kita takut membaca Taurat dan inj,banyak wahyu2 ALLAH yang sangat berguna untuk kehidupan kita sehari hari,seperti bpk tulis diatas itu beberapa saja.”

Latiefabdul said:

Bible tidak sama dgn Injil, Bible kumpulan dua kita ALLAH,taurat dan injil,atau perjanjian lama + perjanjian Baru.masih salahkah saya?
5. (Poin “contoh kasus zina”) ini paling parah (bukan argument malah muter-muter):
• Justru dalam posting anda saya menangkap anda berpikir (Zina = perkosaan). Saya mempertanyakan pada bapak dalam reply pertama, saya kutip pertanyaan saya : “Contoh tentang Zina : samakah zina dengan perkosaan…? “
• Lucunya pertanyaan yang sama anda lontarkan kepada saya. Saya kutip : 5. Sekarang hubungan kelamin sebelum nikah,apakah perkosaan?

Latiefabdul said:

Perkosaan adalah rape, atau perlakuan laki laki memaksa wanita berhubungan sex. ini adalah perbuatan kriminal. Sedangkan hubungan Sex di luar nikah dgnistilah sekrang ini, bebas pergaulan, dimana seorang wanita dan temannya laki2 mengadakan hubungan sex tanpa ada paksaan dari laki2, maka perbutan ini tidak masuk katagori kriminal.Tapi dlm agama kristen dan Islam perbuatan hubungan sex diluar nikah adalah DOSA, amoral. Dalam hal ini hanya ALLAH saja yang akan menghukum dosa2nya.

Prostitute juga bukan perbuatan kriminal, tapi perbuatan Dosa dlm agama.
Pemerintah dan ulama2.pastor2 memberikan pendidikan dan membuka lapangan kerja untuk membatasi perbuatan2 amoral ini.

DEFINISI Zina yang kita anggap selama ini adalah hubungan sex di luar nikah.
Ulama2 Arab fanatik masih berpendapat demikian. Ulama2 kita, mungkin termasuk anda, berpendapat yang sama.
Dgn perkembangan pradapan manusia yg makin komlek, maka definisi zina bisa di kembangkan seperti 3 Katagori diatas itu.

Demikian yg dpt bpk sejelaskan.

6. Poin no. 4 tentang hukum berlaku surut :
• Anda tidak berargumen malah membeberkan fakta sikon yang ada pada diri anda untuk jusitifikasi hukum Agama, coba digali lagi..! mumpung kesempatan kan masih ada.

Latiefabdul said:

Hukum2 ALLAH berlaku sampai hari kiamat dari dulu sampai hari ini dan akan datang.tidak ada istilah dlm Al quran yang dimaksud hukum SURUT itu. Yang ada memperbaiki interpretasi dan understanding sesuai dgn kemajuan2 pradapan manusia yg makin canggih ini.

Mohon maaf saya mencukupkan diri sampai disini. Karena tujuan saya berdiskusi untuk saling mengingatkan, saya ingatkan secara argumentative dari 6 poin terdapat 4 poin diantaranya gagal anda pertahankan argumentasinya, saya mengajak anda agar semuanya dikembalikan pada Allah, masuklah Islam secara kaffah.
Saya berdoa semoga anda tabah menjalani hidup dinegara Kaffir.

Billahi taufik wal hidayah
Wassalamu ‘aalaikum…

Latiefabdul said:

sama sama,kita saling ingatmengingtakan semoga kita diberikan oelh ALLAH ilmu yang benar,Sebab kita sekrang ini dlm kehidupan gegelapan lagi dan keterbelakangan lagi setelah kita di tinggalkan oleh Rasul 1400 tahun yang lalu.
Pemahaman2 ajaran2 islam sudah banyak terkontaminasi dgn budaya2 setempat, seirang waktu yang berjalan.

Sesunggunya ajaran islam itu PASTI membawa umat manusia kepada rahmatan lil’alamin. ini harus kita yakini.Tapi kita masih belum sampai kesana.
oleh karena itu bpk mengajak pemuda2 islam untuk merenungkan dan berdoa kepada ALLAH kenapa kita begini? pasti ada kesalahan2 kita dlm memahami dan menafsirkan al quran dan hadaits2

Itulah Tujuan Bpk yang Murni,untuk bersama sama merembukan penemuan2 bpk dlm menyilami rahasia2 Al quran NUR Karim di ILD ini.
wassalamu’alaikum wrwb

Muslim for Seculer demokracy.


Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: