Gustrisehat’sWeblog

Desember 6, 2008

The Last Man Standing

Filed under: Artikel — Gustri @ 10:19 am
Tags:
Al Israa’

4. Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab(Taurat) itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.”
Kesombongan bani Israel yang diperbuat setelah kenabian Nabi Musa.
Kesombongan dari Bani Israel yang pertama dimasa kenabian Zakariya, mereka menolak kenabian Zakariya, bahkan sampai membunuh Nabi Zakariya dan putranya Yahya. Kepala Yahya dijadikan mas kawin raja Rum. Puncak kesombongan mereka saat mereka menolak kenabiaan Nabi Isa AS. Mereka mengataakan Nabi Isa nabi Palsu, dan ibunya Maryam dituduh sebagai pelacur. Tidak berhenti disitu mereka berusaha membunuh nabi Isa,walaupun usaha ini di gagalkan Allah SWT.

Al Israa’
5. Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.

Datangnya hukuman yang pertama dari bani Israel didatangkan hamba hamba yang kuat, dan membuat mereka merajalela (baca: tercerai berai) di celah celah negeri.
Siapakah Hamba hamba yang kuat dan sanggup mencerai beraikan bani Israel ?

jawabannya kita dapatkan di ayat 7
7. … menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama …

Hamba hamba tersebut memasuki MESJID. Yang memasuki mesjid pertama kali adalah umat Islam Pimpinan Rasulullah. Dan tidak ada umat dibumi ini yang menggunakan nama Mesjid untuk rumah ibadah mereka, islamlah yang pertama dan satu-satunya yang menamai mesjid. Jadi yang mencerai beraikan bani Israel hingga terpencar di pelbagai Negara yang dimaksud adalah Rasulullah beserta pasukannya. Merekalah yang dimaksud ayat “ hamba hamba kami yang kuat”.

Fakta : Bani Israel berpencar di berbagai Negara, EROPA, AMERIKA, AFRIKA, dll

Hal ini terjadi mulai pada masa kejayaan Islam yang dibawa Rasullulah, banyak bani Israel yang diusir dari jazirah (baca : SIRROH NABAWIAH) dan tercerai berai di berbagai Negara ! (Maha Benar Allah)

Al Israa’
6. Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar.

Giliran kemenangan bani Israel terhadap umat Islam, diawali dengan runtuhnya KHILAFAH Islam yang terakhir tahun 1924, dan berdirinya Negara ISRAEL RAYA 1968. Dengan bantuan Inggris dan Amerika serta sebagaian besar bangsa-bangsa dunia, Israel kembali berjaya. Dan Allah benar-benar membantu mereka dengan Harta kekayaan, anak anak, dan kelompok yang besar. (Allah Maha menepati janji)

Fakta : hari ini Israel memiliki kelompok yang besar, serta kelompok tersebut memiliki kekayaan yang besar persis yang digambarkan ayat tersebut diatas.
Amerika, Inggris, Eropa pada umumnya, sebagian negara-negara kaya di Timur tengah-pun bergabung bersama Amerika menjadi kelompok Israel. Mereka benar benar menjadi kelompok yang besar dengan kekayaan yang jauh melimpah dibanding kelompok negara-negara Muslim. Fakta yang terjadi hari ini.

Al Israa’
4. Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.”

Kesombongan yang kedua inilah yang akan akan segera terjadi. Bani Israel dalam ayat tersebut pasti akan membuat kesombongan yang besar untuk yang kedua kalinya.
Hari ini kita sudah mulai merasakan kesombongan bani Israel. Kejadian demi kejadian dari berbagai media massa. Ahli ahli mereka menjungkir balikkan logika mengatas namakan ilmu pengetahuan, humanisme, pluralisme, freemasonry, dll. Kesombongan tersebut belum akan berhenti dan terus akan makin menjadi-jadi hingga datangnya hukuman yang kedua. Kita belum tahu kesombongan macam apa yang akan mereka lakukan. karena masa itu sedang dalam proses akan terjadi.

Sama sama kita menunggu kesombongan demi kesombongan yang mereka perbuat bersama kelompoknya. Mari bersabar menjalani dan tetap istiqomah mempertahankan Din Islam yang sedang lemah ini.

Masa Kehancuran.

Al Israa’
7. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.
Dalam ayat tersebut adalah ketetapan Allah yang pasti terjadi, setelah kesombongan yang kedua dari bani Israel telah terjadi, yaitu Allah akan membangkitkan musuhmu (bani Israel), musuh yang lain.
Jika pada hukuman pertama mereka dikalahkan oleh saudara mereka sendiri yaitu bani Ismail (ARAB). Maka pada penghukuman kedua Allah akan membangkitkan musuh yang lain (bukan ARAB).
dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.

Ayat tersebut mengindikasikan bahwa musuh yang lain atau non Arab, tapi mereka memasuki masjid sebagaimana musuh bani Israel yang pertama kali. Berarti musuh bani Israel yang kedua ini adalah muslim juga(umat Islam) karena mereka memasuki mesjid sebagaimana yang pertama kali memasukinya. Yang pertama rasululloh dan para sahabat memasuki mesjid, maka yang kedua memasuki mesjid pula.

dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.

Ayat tersebut menyiratkan bahwa bani Israel(yang makar pada ALLAH) pasti akan lenyap dari muka bumi.
Ini adalah ketetapan Allah dalam Al Qur’anul Karim. Pasti Terjadi!!! Allah Maha Menepati Janji !

Catatan :

Mengingat dalam Firman ALLAH, bahwa ALLAH “menjadikan Kekal kalimat Tauhid pada Ibrohim dan keturunannya”,

Az Zukruf 28.Dan (Ibrahim a.s.) menjadikan kalimat Tauhid itu kalimat kekal pada keturunannya supaya mereka kembali kepada kalimat tauhid itu.

maka bisa disimpulkan, yang akan mengalahkan Bani Israel kedua kalinya pasti dalam konteks keturunan Ibrohim. Dan keturunan Ibrohim yang bukan bani Ismail adalah Bani Israel yang lain.

Musuh yang lain dari Bani Israel mengindikasikan :

1. lain dari Bangsa Arab (bukan bani Ismail)

2. masih dalam konteks keturunan Ibrohim,

Siapakah musuh yang lain dari Bani Israel yang mengalahkan mereka pada penghukuman kali kedua ?

Mereka adalah The Lost Tribe of bani Israel : hari ini mereka bernama “THOLIBAN”

Kriteria tersebut sangat memenuhi syarat sebagai penghukum bagi bani isrel yang beragama Yahudi (bani Israel yang di Palestina) pada penghukuman mereka yang ke dua.

1. masih keturunan Ibrohim : maka tidak menyalahi firman: ” kalimat tauhid dijadikan kekal pada Ibrohim dan keturunnanya”.
2. “Musuhmu yang lain”, jika pada penghukuman pertama Bani Ismail (Arab), maka penghukuman kedua adalah selain dari bani Ismail, maka keturunan Ibrohim yang mana lagi selain Bani Israel yang di Afghanistan ?
3. Fakta Russia, tak dapat meneklukan mereka, Sekarang Amerika-pun tidak akan dapat mengalahkan mereka , hal ityu merupakan janji ALLAH pada mereka, SUNNATULLOH.

Tholiban mungkin namanya akan berganti-ganti, bisa Mujahidin, atau apa saja, namun tetap saja merekalah yang bakal Menghukum Bani Israel (Yahudi) kelak.

Pesan : Berbahagialah kita secara individu karena kita hidup dimasa Islam sedang teraniaya, jadilah penolong-penolong Islam. Kesempatan untuk menjadi penolong agama ALLAH, hari ini adalah kesempatan yang paling luas peluangnya. Sepanjang massa Islam lahir di bumi, kesempatan emas untuk menyumbangkan JIHAD (menjadi MUJAHID) adalah hari ini. Massa massa terbaik bagi mujahidin, yang tidak dimiliki oleh genarasi Islam yang manapun ! berlomba lombalah menjadi MUJAHID.

Bersama saya ! Ya Allah pilihlah kami untuk memenangkan DinMu pada kemenangan yang kedua ! Ya Allah berikan hamba Yang hina ini kesempatan untuk ber-andil saham dalam kemenangan DiinMu yang kedua, jadikanlah lidah hamba, tangan hamba, pikiran hamba, nyawa hamba, darah hamba sebagai andil dalam kemenangan DiinMu yang Kedua. AMIIN!!

The Last Man Standing is  “THOLIBAN”.

Wassalam
Gustri Sehat

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: