Gustrisehat’sWeblog

November 23, 2008

Fii sabilillah

Filed under: TAUHID — Gustri @ 9:06 pm
Tags:

Fii sabilillah itu jalan ALLAH, secara leksikon tidak sulit mengartikannya, tidak harus menjadi ahli “Nahwu” untuk mengerti artinya, namun apakah makna sama dengan arti kata ? bagaimana memahaminya ?

1. Kita harus tahu siapa “guru” yang mengajarkan segala perbuatan manusia. jawabannya adalah pertama : ALLAH, yang kedua : IBLIS. ( dari kisah penciptaan ADAM dalam Qur’an S. Al Baqoroh 30 s/d 36) Baca artikel Uluhiyyah

2. Kita harus tahu ujung jalan yang ditempuh manusia. pertama : Taqwa, kedua : fasik. (QS. Al Balad 11, QS. Asy Syams 8.) Baca artikel Uluhiyyah

Dari 2 premis diatas kita dapatkan fii Sabiilillah memiliki ciri/syarat :

1. pertama perbuatan yang asal/gurunya ALLAH,

2. dan kedua jalanya untuk menjadi TAQWA.


* Bagaimana jika perbuatan berasal dari/gurunya : Iblis (misal merampok), tapi untuk tujuan berTAQWA (misal menafkahi keluarga)?

Jawabannya apa boleh kita menafkahi anak istri kita dengan merampok ? tentu tidak, itu perkara DHOLIM ! samahalnya berjuang dengan partai yang ber-azas DEMOKRASI dengan tujuan mengakkan SYARIAH ISLAM, ini juga perkara DHOLIM.

* Bagaimana jika perbuatan berasal dari/gurunya: ALLAH (misal DZIKIR), tapi untuk tujuan FASIK (misal jadi sakti, bisa terbang umpamanya, kebaL senjata, bisa menghilang, dsb) ? ……

Jawabannya itu perkara DHOLIM ( ingat Harut dan Marut, dan sirroh nabawi bahwa Rosul bukan orang sakti, bisa berdarah dan terluka, tidak bisa menghilang, tidak bisa terbang, dalam Israa’ Mi’roj “Allah-lah yang memperjalankan hambanya”, bukan atas kemauan Rosul sendiri.) Sama halnya dengan ber”JAMAAH” untuk meneggakkan KAPITALISME, SOSIALISME, dan semua ISME selain ISLAM, ini juga DHOLIM.

* Bagaimana jika perbuatan berasal dari/gurunya : IBLIS (misal mencuri), untuk tujuan FASIK (mabuk-mabukan) ?……

Jawabannya ini DHOLIM KELAS BERAT. sama halnya partai-partai dengan ISME-ISME non Islam, berjuang menegakkan SOSIALISME, DEMOKRATIISME, atau ISME-ISME lain selain Islam. Ini DHOLIM KELAS BERAT.

* YANG PALING BENAR (FII SABILILLAH) adalah :

perbuatan yang berasal dari/gurunya ALLAH (berjihad),

untuk tujuan bertaqwa (MENEGAKKAN SYARIAH ISLAM).

Setelah berada di SABILILLAH pasti medapat Balasan Sorga ?….Belum tentu.

AL ANBIYAA 94. Maka barang siapa yang mengerjakan amal saleh, sedang ia beriman, maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu dan sesungguhnya Kami menuliskan amalannya itu untuknya.

Iman kita harus benar/tidak boleh batal agar amalan kita mendapat balasan sempurna. Jika iman batal maka semua amalan kita sia-sia dan akan ada pengingkaran, atas amalan tersebut. Maka harus tahu yang membatalkan IMAN.

Contoh : Wajib berhukum pada syariah ISLAM, jika tidak Iman kita batal.

( AN NISSA 65. Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.

Maka itu Orang kafir (muslim yang Imannya batal/murtad) kemudian berperang demi tegaknya Syariah ISLAM, ya sia-sia ( Anbiyaa 94. ADZ DZUKRUUF, baca :sirroh nabawi)

Setelah ber-IMAN kaffah, dan menempuh FII SABILILLAH, itukah orang yang BENAR ?……belum tentu .

HIJRAH dan JIHAD harus dilandasi NIAT LILAA HITA’AALA. Sebab amal apa saja jika niatnya RIYA’, maka hapuslah pahala amalannya.

Berarti jika Ber-IMAN kaffah, niat ikhlas demi ALLAH, menempuh FII SABILILLAH, mereka ini orang yang benar ?…..tunggu dulu.


CARANYA HARUS SESUAI SUNNAH ROSUL.

Contoh : 1. Berperang menegakkan syariah membunuh semua orang, orang tua, wanita, anak-anak, binatang ternak, nah yang seperti ini melampaui batas.

Contoh ; 2. Berpuasa agar bertaqwa, dalaam keadaan beriman, niat ikhlas, mengikuti syariah NABI DAUD AS. ini juga tidak boleh.

Dalam salah satu Hadiits Rasululloh bersabda ‘Jika Musa hidup hari ini maka tidak ada pilihan baginya kecuali mengikuti SYARIAHKU”.

JADI YANG PALING BENAR : IMAN KAFFAH, FII SABILILLAH, NIAT LILLAHI TA’AALA, SEPERTI SUNNAH RASUL. INI AMALAN YANG SEMPURNA.

Oleh karena itu : MARI KITA BENAHI DIRI KITA ! Mari teggakkan SYARIAH ISLAM, dengan ber-JAMAAH, dan BERJIHAD FII SABILILLAH!!! SEMOGA KITA TERMASUK ORANG-ORANG YANG BENAR, dan DAPAT MERAIH SORGA yang dijanjikan, AMIIN !!

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: