Gustrisehat’sWeblog

November 23, 2008

Demokrasi adalah system kuffur

Filed under: SHOOBI'IN — Gustri @ 10:58 pm
Tags:


AJARAN ISLAM:

AJARAN DEMOKRASI:

1. Berasal dari Allah SWT

1. Dari akal manusia (Eropa), bukan dari Allah

“…, dan telah Kuridlai Islam itu menjadi agama bagi kalian.” (QS. Al Maaidah : 3)

Demokarasi berasal “demos dan kratos” tidak jelas siapa pencetus/penggagasnya dan bukan dari Allah. Dan tidak terdapat dalam Al-Quran ataupun Sunnah rasul

2. Kedaulatan tertinggi di tangan Allah

2. Kedaulatan tertinggi di tangan rakyat

Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah.”(Al An’aam : 57)

Rakyat memberi hak (mendaulat) Majelis untuk menetapkan hukum tertinggi.

3. Allah Maha Kuasa

3. Suara terbanyak yang berkuasa.

… Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. (Al Baqoroh 20)

Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya…. (al An’aam 41)

Dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Keputusan berdasar suara terbanyak.
Demokrasi adalah sistem pemerintahan mayoritas. Pemilihan penguasa dan anggota dewan perwakilan diselenggarakan berdasarkan suara mayoritas para pemilih. Semua keputusan dalam lembaga-lembaga tersebut diambil berdasarkan pendapat mayoritas

4. Tiada Tuhan selain Allah

4. Suara rakyat suara Tuhan

Laa Ilaaha Illallaah Muhammadarrosululloh.

Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad Rasulullah.

Vox populi vox Dei ( suara rakyat suara Tuhan):

Ketika beberapa Negara mengesahkan undang-undang perkawinan homo/lesbi apakah itu kehendak TUHAN ? Barang siapa berpendapat demikian maka ia telah KAFIR.

5. Hukum tertinggi adalah syari’at Islam.

5. Hukum tertinggi positif buatan manusia.

“… , dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang2 yang yakin.” (QS. Al Maaidah : 50)

Undang-undang di hasilkan oleh Majelis yang dianggap “perwakilan rakyat secara politis”. Suatu keajaiban 500 orang dianggap mewakili 250 juta orang ! ( inilah sebuah omong kosong), dijadikan undang undang tertinggi

6. Bebas terikat hukum Syara’

6. Fredoom / Bebas

Bebas bersyarat tidak menentang Al Quran dan As sunnah.

Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan RasulNya agar mereka berhukum (mengadili) diantara mereka ialah ucapan, ‘Kami mendengar, dan kami patuh’. Dan mereka itulah termasuk orang yang patuh.” [QS an-Nuur (24) : 51]

Wajib Takut kepada Allah saja.

… dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk). (Al Baqoroh 40).

… janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi)

1. Bebas berbicara dan berpendapat. (boleh menghujat Tuhan, dan siapapun juga asal tidak melanggar hak orang lain)

2. Bebas dari rasa takut. Bebas dari rasa takut terhadap apa saja dan siapa saja.

3. Bebas berbuat. Bebas berbuat apa saja. (bebas bezina, syirik, maksiat,dll) asal tidak melanggar hak orang lain).

Pelanggaran(makar/maksiat) apa saja kepada Allah diperbolehkan karena tdak akan merugikan hak orang lain yang dirugikan adalah hak Allah.

8 Komentar »

  1. jadi orang2 demokratis tuh liberal?…

    Setuju!!!

    PPKN dapat berapa ung??

    Komentar oleh ajishidiq — Januari 16, 2009 @ 9:34 am

  2. Sy mengatakan Demokrasi sistem kuffur…
    Anda menyimpulkan berbeda…

    Komentar oleh Gustri — Januari 16, 2009 @ 10:56 am

  3. Salam

    Apakah anda tahu dgn sistem khulafur rasyidi = demokrasi?

    Komentar oleh asep — Januari 16, 2009 @ 11:40 am

  4. Salam Saudaraku Asep…
    Saya belum tahu apa yang anda katakan tapi saya sudah bisa menebak arahnya…
    Terima kasih mampirnya…

    Komentar oleh Gustri — Januari 16, 2009 @ 5:15 pm

  5. Salam

    Mohon ma’af, kalau saya mengingatkan kembali atas komentar saya sebelumnya karena anda menyajikan judul posting demokrasi adalah system kuffur. Akal dan fikiran saya tergelitik sekali atau memang hal ini sudah menjadikan kewajiban setiap umat Islam untuk saling mengingatkan dalam kebenaran dan tetap dalam kesabaran. Sebagai berikut :

    Sesungguhnya Allah swt dalam QS al-Maidah 67 telah menetapkan system pemerintahan-Nya kepada Rasulullah saw di Gahdir Khum yakni dengan menyeru kepada para sahabat dan seluruh umat Islam untuk berpegang teguh kepada dua pusaka Nabi saw (ats-Tsaqalain) yaitu Al Qur’an dan Ithrah Ahlulbait Nabi saw yang disucikan dalam QS al-Ahzab 33, agar umat Islam tidak akan tersesat. Kemudian Rasulullah saw mengangkat Imam Ali as sebagai pemimpin umat Islam sepeninggal Rasulullah saw.

    Setelah perintah Allah swt dalam QS al-Maidah 67 disampaikan Rasulullah saw, maka turunlah QS al-Maidah 33 yang menyatakan telah sempurnanya Islam sebagai agama dan Allah swt meridhainya.

    Kenapa saya mengatakan system pemerintahan khulafur rasydin = demokrasi? Karena system tsb telah menyimpang dari system pemerintahan Allah swt dalam QS al-Maidah 67 dan 3, QS al-Ahzab 33 tsb diatas.

    Semoga anda berkenan saudaraku dan semoga anda mendapat rakhmat dan hidayah dari Allah swt. Amin yaa Arhamarraahimiin.

    Wassalam

    Komentar oleh asep — Januari 17, 2009 @ 12:49 am

  6. Alhamdulillah,
    Senang sekali punya saudar seperti MAS Asep ini, Peringatan anda saya terima dengan senag hati, dan terima kasih yang setulus tulusnya.
    Saya sangat berkenan, dengan replay anda, semuanya…..
    satupun tidak ada yang saya hapus…

    Komentar oleh Gustri — Januari 17, 2009 @ 8:08 pm

  7. Coba lihat ini http://www.telegraph.co.uk/news/uknews/2957428/Sharia-law-courts-operating-in-Britain.html, bayangkan negara sekelas Inggris pun,hukum Syariah bisa dijalankan untuk umat Islam, dengan menerapkan dual system, walupun Islam MINORITAS disana. Semua itu karena muslim disana mau ikut aturan maen “demokrasi” di negeri itu. Demokrasi memang dari suara rakyat tapi bukankah suara hati mereka berasal dari “firman Allah”. Banyak yang cuma bisa bilang itu haram, itu kafir dll tanpa MEMBERIKAN SOLUSI apa2, lebih parah cuma bertindak anarkis. Bayangkan DPR diisi orang yg paham tentang syariah Islam,bukan justru diharamkan,dijauhi tapi malah diisi orang2 sekuler.

    Komentar oleh Sikuk — Januari 1, 2010 @ 9:48 am

  8. Menegakkan Syariah Islam dengan melanggar Syariah Islam…..?

    Komentar oleh Gustri — Januari 11, 2010 @ 6:47 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: