Gustrisehat’sWeblog

September 28, 2008

Mau jihad FII SABILILLAH. Apa sudah tahu “FII SABILILLAH”, ?

Filed under: TAUHID — Gustri @ 5:08 pm
Tags:

Fii sabilillah itu jalan ALLAH. secara leksikon tidak sulit mengartikannya, tidak harus menjadi ahli “Nahwu” untuk mengerti artinya. apakah makna sama dengan arti kata ? bagaimaana memahaminya ?

  1. Kita harus tahu siapa “guru” yang mnengajarkan segala perbuatan manusia. jawabannya adalah pertama : ALLAH, yang kedua : IBLIS. ( dari kisah penciptaan ADAM dalam Qur’an S. Al Baqoroh 30 s/d 36)
  2. Kita harus tahu ujung jalan yang ditempuh manusia. pertama : Taqwa, kedua : fasik. (QS. Al Balad 11, QS. Asy Syams 8.)

Dari 2 premis diatas kita dapatkan petunjuk fii Sabilillah emiliki ciri/syarat : pertama: perbuatan yang asal/gurunya ALLAH, dan kedua jalanya untuk menjadi TAQWA.

  • Bagaimana jika perbuatan berasal dari/gurunya : Iblis, tapi untuk tujuan berTAQWA ? Jawabannya apa boleh kita menafkahi anak istri kita dengan merampok ? tentu tidak, itu perkara DHOLIM ! samahalnya menegakkan Syariah Islam dengan sistem DEMOKRASI, ini juga perkara DHOLIM.
  • Bagaimana jika perbuatan berasal dari/gurunya: ALLAH (misal DZIKIR), tapi untuk tujuan FASIK (misal jadi sakti, bisa terbang umpamanya, kebaL senjata, bisa menghilang, dsb) ? ……Jawabannya itu perkara DHOLIM ( ingat Harut dan Marut, dan sirroh nabawi bahwa Rosul bukan orang sakti, bisa berdarah dan terluka, tidak bisa menghilang, tidak bisa terbang, dalam Israa’ Mi’roj “Allah-lah yang memperjalankan hambanya”, bukan atas kemauan Rosul sendiri.) Sama halnya dengan ber”JAMAAH” untuk meneggakkan KAPITALISME, SOSIALISME, dan semua ISME selain ISLAM, ini juga DHOLIM.
  • Bagaimana jika perbuatan berasal dari/gurunya : IBLIS (mencuri), untuk tukuan FASIK (mabuk-mabukan) ?……Jawabannya ini DHOLIM KELAS BERAT. sama halnya partai-partai dengan ISME-ISME non Islam, berjuang menegakkan SOSIALISME, DEMOKRATIISME, atau ISME-ISME lain selain Islam. Ini DHOLIM KELAS BERAT.
  • YANG PALING BENAR (FII SABILILLAH) adalah : perbuatan yang berasal dari/gurunya ALLAH (berjihad), untuk tujuan bertaqwa (MENEGAKKAN SYARIAH ISLAM).

Setelah berada di SABILILLAH pasti medapat Balasan Sorga ?….Belum tentu.

AL ANBIYAA 94. Maka barang siapa yang mengerjakan amal saleh, sedang ia beriman, maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu dan sesungguhnya Kami menuliskan amalannya itu untuknya.

Iman kita harus benar/tidak boleh batal agar malan kita mendapat balasann sempurna. Maka harus tahu yyang membatalkan IMAN.

  • Wajib berhukum pada syariah ISLAM ( AN NISSA 65. Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.

Orang kafir yang berperang demi tegaknya Syariah ISLAM, ya sia-sia ( ADZ DZUKRUUF, baca :sirroh nabawi)

Setelah ber-IMAN kaffah, dan menempuh FII SABILILLAH, itukah orang yang BENAR ?……belum tentu .

HJRAH dan JIHAD harus dilandasi NIAT LILAA HITA’AALA. Sebab anal apa saja jika niatnya RIYA’, maka hapuslah pahala amalannya.

Berarti jika Ber-IMAN kaffah, niat ikhlas demi ALLAH, menempu FII SABILILLAH, mereka ini orang yang benar ?…..tunggu dulu.

CARANYA HARUS SESUAI SUNNAH ROSUL.

Contoh : 1. Berperang menegakkan syariah membunuh semua orang, orang tua, wanita, anak-anak, binatang ternak, yang seperti ini melampaui batas.

Contoh ; 2. Berpuasa agar bertaqwa, dalaam keadaan beriman, niat ikhlas, mengikuti syariah NABI DAUD AS. ini juga tidak boleh.

Dalam salah satu Hadiits Rasululloh bersabda ‘Jika Musa hidup hari ini maka tidak ada pilihan baginya kecuali mengikuti SYARIAHKU”.

MARI KITA BENAHI DIRI KITA ! Mari teggakkan SYARIAH ISLAM, dengan ber-JAMAAH, dan BERJIHAD FII SABILILLAH!!! SEMOGA KITA TERMASUK ORANG-ORANG YANG BENAR, dan DAPATMERAIH SORGA, AMIIN !!

1 Komentar »

  1. aa Allah…
    Dia penguasa alam semesta ini,
    Ketentuan dan HukumNya sudah pasti,
    diantara hak dan bathilNya,
    diantara jin dan manusia.

    semua amal ibadah manusia,
    diantara hidup dan matinya,
    Tauhidnya, Shalatnya, Puasanya,
    Zakatnya, Shadaqahnya, Hajinya,
    Jihad fii Sabilillahnya
    dan lain-lain
    semua akan sia-sia,

    bila tak mengenal Imam Zamannya,
    yaitu Imam Mahdi As,
    seorang Imam Ahlulbait Nabi yg suci,
    yang kehadirannya dinantikan,
    yang kemunculannya dijanjikan,
    untuk semua makhluk di alam semesta ini,
    diantara jin dan manusia.

    Yaa Allah…
    sampaikan shalawat dan salam
    kepada Nabi Muhammad Saw
    dan Ahlulbaitnya yg suci,
    dengan sebanyak-banyaknya dan tak terbilang,
    tak ada batasannya dan tak terhingga,
    Yaa…Allah

    Komentar oleh asep — November 11, 2008 @ 7:22 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: